PTA 2010/2011
Bab 1
Pendahuluan
Konsep Dasar Pemrograman
Program merupakan himpunan atau kumpulan instruksi yang dibuat oleh programmer atau suatu executable dari suatu software.
Pemrograman adalah suatu kumpulan urutan perintah ke komputer untuk mengerjakan sesuatu, dimana instruksi tersebut menggunakan bahasa yang dimengerti oleh komputer atau yang dikenal dengan bahasa pemrograman.
Bahasa Pemrograman merupakan prosedur atau tata cara penulisan program.
Tiga faktor penting dalam tata cara penulisan program, yaitu :
1) Sintaks : aturan gramatikal atau komposisi suatu program yang mengatur tata cara penulisan huruf
angka dan karakter lain.
Contoh : pada pembuatan program Pascal antara dua statement dipisahkan oleh titik koma (;)
X := 1 ; X := X + 1; (bentuk aturan penulisan program)
angka dan karakter lain.
Contoh : pada pembuatan program Pascal antara dua statement dipisahkan oleh titik koma (;)
X := 1 ; X := X + 1; (bentuk aturan penulisan program)
2) Semantik : mendefinisikan arti dari program yang benar secara sintaks dari bahasa pemrograman.
Contoh : pada pembuatan program bahasa C
Int vector [10]
Arti semantiknya : akan menyebabkan ruang sebanyak 10 elemen integer diberikan kepada
variabel bernama vector ( 0 - 9 untuk array dalam C).
3) Pragmantis : memperhatikan tentang pemakaian bahasa, area aplikasi, kemudahan implementasi
dan penggunaan, dan sukses bahasa didalam desain pelaksanaan tujuannya.
Kekuatan yang membentuk suatu bahasa pemrograman meliputi arsitektur komputer
dan praktek rancang bangun perangkat lunak (terutama daur hidup perangkat lunak)
model komputasional, dan daerah aplikasi.
Contoh : Alat penghubung pemakai, sistem pemrograman, dan sistem ahli.
Contoh : pada pembuatan program bahasa C
Int vector [10]
Arti semantiknya : akan menyebabkan ruang sebanyak 10 elemen integer diberikan kepada
variabel bernama vector ( 0 - 9 untuk array dalam C).
3) Pragmantis : memperhatikan tentang pemakaian bahasa, area aplikasi, kemudahan implementasi
dan penggunaan, dan sukses bahasa didalam desain pelaksanaan tujuannya.
Kekuatan yang membentuk suatu bahasa pemrograman meliputi arsitektur komputer
dan praktek rancang bangun perangkat lunak (terutama daur hidup perangkat lunak)
model komputasional, dan daerah aplikasi.
Contoh : Alat penghubung pemakai, sistem pemrograman, dan sistem ahli.
Fungsi Bahasa Pemrograman adalah sebagai media untuk menyusun dan memahami serta sebagai alat komunikasi antara programmer dengan komputer.
4 kelompok Bahasa Pemrograman, yaitu :
1. Object Oriented Language (contoh : Visual Basic, Visual dBase, Visual FoxPro, Delphi, Visual C)
2. High Level Language (contoh : Pascal dan Basic)
3. Middle Level Language (contoh : Bahasa C, Cobol, Fortran),
4. Low Level Language (contoh : Bahasa Assembly).
Tipe Pemrograman ada 6 macam, yaitu :
1. Pemrograman Prosedural
Algoritma berisi urutan langkah-langkah penyelesaian masalah.
Definisi Prosedural adalah :
a. Tahap-tahap kegiatan untuk menyelesaikan suatu aktifitas.
b. Metode langkah demi langkah secara eksak dalam memecahkan suatu masalah.
2. Pemrograman Terstruktur
adalah bahasa pemrograman yang mendukung pembuatan program sebagai kumpulan prosedur.
- Prosedur ini dapat saling memanggil dan dipanggil dari manapun dalam program.
- Dapat menggunakan parameter yang berbeda-beda untuk setiap pemanggilan.
- Bahasa pemrograman terstruktur adalah pemrograman yang mendukung abstraksi data.
3. Pemrograman Modular
Diterapkan dengan menggunakan sub-routine (sebuah kumpulan perintah yang melakukan tugas
pemrosesan yang terbatas. Pemrograman ini banyak dimanfaatkan oleh Bahasa Pemrograman
berbasis objek.
4. Pemrograman Fungsional
Karena memang pada program seluruh kodenya berupa fungsi-fungsi. Bahasa Pemrograman
Fungsional merupakan salah satu bahasa pemrograman yang memperlakukan proses komputasi
sebagai evaluasi fungsi-fungsi matematika.
Contoh : Lisp, Scheme, ML, Haskell.
5. Pemrograman Berorientasi Objek
Objek : Elemen yang memiliki fungsi, metode, karakteristik tertentu yang dapat dibedakan dalam
dunia nyata.
Class : Kumpulan objek-objek yang memiliki kesamaan karakteristik.
Contoh : C++, SmallTalks, Java
6. Pemrograman Visual
Penggunaan ekspresi visual (grafik, gambar, atau ikon) dalam proses pemrograman, mengacu pada
aktifitas yang memungkinkan pengguna untuk membuat program dalam dua (atau lebih) dimensi.
Tahap Pengembangan Program
1. Batasan Masalah
2. Pengembangan Model
3. Rancangan Algoritma (berupa pemrograman, pengujian pembetulan algoritma, dokumentasi)
4. Perbaikan Algoritma
Data merupakan bahan mentah yang akan diolah menjadi informasi sehingga dapat digunakan oleh user atau pemakai.
Tipe Data :
1. Tipe Data Dasar : tipe data primitif yang tidak terstruktur yang didefinisikan oleh bahasa
pemrograman.
Terbagi menjadi lima bagian, yaitu :
1) Tipe Data Numerik : untuk menyimpan data berupa angka.
- Integer : bilangan bulat positif dan negatif.
- Real : bilangan desimal atau mantissa
- Subrange : subtype dari tipe data integer dan terdiri dari urutan nilai-nilai integer dalam
range yang terbatas.
- Fixed-point real : bilangan ini direpresentasikan dengan urutan digit yang mempunyai
panjang tetap dengan titik desimal diposisikan di tempat yang diberikan
antara dua digit.
2) Tipe Data Enumerasi : suatu urutan list dari nilai-nilai yang berbeda.
3) Tipe Data Boolean : tipe data untuk merepresentasikan True atau False. (Kondisi)
4) Tipe Data Character : berupa sebuah karakter yang terletak diantara tanda petik tunggal atau
ganda (' atau ") tergantung dari bahasa pemrograman yang digunakan.
5) Tipe Data String : Urutan-urutan dari karakter berupa sebuah karakter yang terletak diantara
tanda petik tunggal atau ganda (' atau ") tergantung dari bahasa
pemrograman yang digunakan.
6) Tipe Data Internationalization : disebut I 18N.
2. Tipe Data Terstruktur : tipe data campuran dari berbagai tipe data dasar.
Terbagi menjadi lima bagian, yaitu :
1). Array : Tipe terstruktur yang mempunyai komponen dalam jumlah tetap dan setiap komponen
mempunyai tipe data yang sama.
2) Record : Kumpulan data yang setiap komponennya mempunyai tipe data yang berbeda dengan
komponen yang lainnya.
3) String : Sebuah deretan simbol yang digunakan untuk menyimpan barisan karakter.
4) List : Kumpulan data yang dibatasi dengan koma dan diapit dengan tanda "[]".
5) File/ Berkas : Kumpulan sejumlah komponen yang bertipe sama namun tidak tertentu dan
biasanya tersimpan dalam suatu media penyimpanan luar.
3. Tipe Data Didefinisikan oleh Pemakai : tipe data ini biasanya disebut enumerasi.
Enumerasi : Semua nilai yang ada lalu disebutkan dnegan cara satu persatu.
4. Tipe Data Penunjuk
Pointer : tipe data yang berisikan memori dimana data disimpan dengan menggunakan media
penyimpanan luar.
Model Komputasi : Kumpulan dari nilai dan operasi.
terbagi menjadi tiga bagian, yaitu :
1) Model Fungsional : terdiri dari satu set nilai-nilai, fungsi-fungsi dan operasi aplikasi fungsi
dan komposisi fungsi.
2) Model Logika : terdiri dari satu set nilai-nilai, definisi hubungan dan kesimpulan logis.
3) Model Imperatif : terdiri dari satu set nilai-nilai yang mencakup suatu keadaan operasi tugas
untuk memodifikasi pernyataan.
Prinsip Desain Bahasa Pemrograman
1. Prinsip Kesederhanaan : bahasa harus didasarkan atas yang paling sedikit.
2. Prinsip Orthogonal : fungsi mandiri harus dikendalikan oleh mekanisme mandiri.
3. Prinsip Keteraturan : keteraturan dalam bahasa.
4) Prinsip Sifat Ekstensibilitas (dapat diperpanjang) : konsep dasar bahasa harus diterapkan
secara konsisten dan bersifat universal.
5) Prinsip Clarity, Simplicity, dan Unity : kemudahan, kesederhanaan, dan kesatuan merupakan
suatu kombinasi yang membantu programmer ikut
mengembangkan suatu algoritma sehingga hasilnya
mempunyai kompleksitas yang rendah.
6) Orthogonality : menunjukkan kepada suatu atribut yang dapat dikombinasikan dengan beragam
fitur bahasa pemrograman sehingga kombinasinya mempunyai arti yang dapat
digunakan.
7) Kewajaran untuk Aplikasi : bahasa pemrograman membutuhkan sintaks yang cocok/ tepat yang
digunakan pada struktur program untuk merefleksikan struktur
logika yang melandasi suatu algoritma.
8) Mendukung Abstraksi : abstraksi merupakan suatu hal yang substansial bagi programmer untuk
membuat suatu solusi dari masalah yang dihadapi.
9) Kemudahan untuk verifikasi program : merupakan hal penting bagi sebuah program karena
dengan verifikasi yang mudah maka satu program akan
dengan mudah dibangun dan dikembangkan.
10) Lingkungan Pemrograman : lingkungan yang baik akan memudahkan programmer untuk
mengimplementasikan abstraksi yang sudah disusunnya.
11) Portabilitas Program : kemudahan program yang sudah jadi untuk dipindah-pindahkan dari
komputer yang digunakan untuk membuat dan mengembangkan ke
komputer lain yang akan menggunakannya.
12) Biaya Penggunaan : elemen penting dalam mengevaluasi suatu bahasa pemrograman.
Ada beberapa biaya yang dapat diukur yaitu :
1. Biaya Eksekusi Program
2. Biaya Translasi/ Kompilasi Program
3. Biaya Penciptaan, Testing dan Penggunaan Program
4. Biaya Pemeliharaan Program
2. Tipe Data Terstruktur : tipe data campuran dari berbagai tipe data dasar.
Terbagi menjadi lima bagian, yaitu :
1). Array : Tipe terstruktur yang mempunyai komponen dalam jumlah tetap dan setiap komponen
mempunyai tipe data yang sama.
2) Record : Kumpulan data yang setiap komponennya mempunyai tipe data yang berbeda dengan
komponen yang lainnya.
3) String : Sebuah deretan simbol yang digunakan untuk menyimpan barisan karakter.
4) List : Kumpulan data yang dibatasi dengan koma dan diapit dengan tanda "[]".
5) File/ Berkas : Kumpulan sejumlah komponen yang bertipe sama namun tidak tertentu dan
biasanya tersimpan dalam suatu media penyimpanan luar.
3. Tipe Data Didefinisikan oleh Pemakai : tipe data ini biasanya disebut enumerasi.
Enumerasi : Semua nilai yang ada lalu disebutkan dnegan cara satu persatu.
4. Tipe Data Penunjuk
Pointer : tipe data yang berisikan memori dimana data disimpan dengan menggunakan media
penyimpanan luar.
Model Komputasi : Kumpulan dari nilai dan operasi.
terbagi menjadi tiga bagian, yaitu :
1) Model Fungsional : terdiri dari satu set nilai-nilai, fungsi-fungsi dan operasi aplikasi fungsi
dan komposisi fungsi.
2) Model Logika : terdiri dari satu set nilai-nilai, definisi hubungan dan kesimpulan logis.
3) Model Imperatif : terdiri dari satu set nilai-nilai yang mencakup suatu keadaan operasi tugas
untuk memodifikasi pernyataan.
Prinsip Desain Bahasa Pemrograman
1. Prinsip Kesederhanaan : bahasa harus didasarkan atas yang paling sedikit.
2. Prinsip Orthogonal : fungsi mandiri harus dikendalikan oleh mekanisme mandiri.
3. Prinsip Keteraturan : keteraturan dalam bahasa.
4) Prinsip Sifat Ekstensibilitas (dapat diperpanjang) : konsep dasar bahasa harus diterapkan
secara konsisten dan bersifat universal.
5) Prinsip Clarity, Simplicity, dan Unity : kemudahan, kesederhanaan, dan kesatuan merupakan
suatu kombinasi yang membantu programmer ikut
mengembangkan suatu algoritma sehingga hasilnya
mempunyai kompleksitas yang rendah.
6) Orthogonality : menunjukkan kepada suatu atribut yang dapat dikombinasikan dengan beragam
fitur bahasa pemrograman sehingga kombinasinya mempunyai arti yang dapat
digunakan.
7) Kewajaran untuk Aplikasi : bahasa pemrograman membutuhkan sintaks yang cocok/ tepat yang
digunakan pada struktur program untuk merefleksikan struktur
logika yang melandasi suatu algoritma.
8) Mendukung Abstraksi : abstraksi merupakan suatu hal yang substansial bagi programmer untuk
membuat suatu solusi dari masalah yang dihadapi.
9) Kemudahan untuk verifikasi program : merupakan hal penting bagi sebuah program karena
dengan verifikasi yang mudah maka satu program akan
dengan mudah dibangun dan dikembangkan.
10) Lingkungan Pemrograman : lingkungan yang baik akan memudahkan programmer untuk
mengimplementasikan abstraksi yang sudah disusunnya.
11) Portabilitas Program : kemudahan program yang sudah jadi untuk dipindah-pindahkan dari
komputer yang digunakan untuk membuat dan mengembangkan ke
komputer lain yang akan menggunakannya.
12) Biaya Penggunaan : elemen penting dalam mengevaluasi suatu bahasa pemrograman.
Ada beberapa biaya yang dapat diukur yaitu :
1. Biaya Eksekusi Program
2. Biaya Translasi/ Kompilasi Program
3. Biaya Penciptaan, Testing dan Penggunaan Program
4. Biaya Pemeliharaan Program
Tidak ada komentar:
Posting Komentar