Laman

Minggu, 15 Maret 2015

Algoritma dan Pemrograman 1 (*), Farhah, 12110612, 1KA31 (Pemrograman Imperatif)

Kode Mata Kuliah : IT011302
PTA 2010/2011

Pemrograman Imperatif

Pemrograman Imperatif :  paradigma pemrograman yang mempunyai karakteristik berupa status dan instruksi/ perintah untuk mengubah status program. 

Ciri-ciri pemrograman imperatif adalah :
1. Adanya instruksi/ perintah/ command 
    contoh : GOTO 10
2. Adanya status yang berubah
    contoh : Dengan adanya perintah GOTO 10 maka status program akan loncat mengerjakan statement yang ada pada line number 10.

Statement/ Perintah tidak terstruktur : statement yang berisi perintah untuk mengerjakan statement tertentu yang diidentifikasikan dengan suatu label, baik menggunakan statement GOTO bersyarat maupun tanpa syarat.
Contoh : Program yang mengandung perintah tidak terstruktur (bahasa BASIC)
10 LET A = 5
20 LET B = A + 1
30 GOTO 50
40 LET B = A * 2
50 PRINT B
60 END

Pemrograman Terstruktur : suatu teknik yang memecah masalah besar menjadi lebih kecil dan lebih mudah dipahami sehingga masalah yang besar dapat diselesaikan dengan baik.
Contoh : Pascal, Cobol, Bahasa C.

Sttuktur Kontrol : struktur yang mengendalikan statement/ instruksi apa saja yang harus dikerjakan.

Tiga Struktur Kontrol pada program imperatif :
1. Komposisi Sekuensial : digunakan lebih dari sebuah statement yang harus dikerjakan secara berurutan yang dipisahkan dengan menggunakan simbol/ tanda khusus tertentu. misalnya titik koma (;) dalam Pascal.
Contoh : Read(N); Write(N);
2. Seleksi : statement penyeleksian kondisi menunjukkan bahwa suatu statement akan dikerjakan bila suatu kondisi adalah bernilai benar.
Contoh : Statement penyeleksian kondisi : IF-THEN, CASE OF (Bahasa Pascal)
3. Iterasi : Statement iterasi (perulangan) digunakan untuk memproses statement-statement tertentu berulang kali.
Contoh : Statement Iterasi : WHILE-DO, REPEAT-UNTIL, FOR-DO (Bahasa Pascal)

Subprogram, Prosedur dan Fungsi
Subprogram : blok statement yang dapat dipanggil dari lokasi yang berbeda didalam program.
Prosedur dan Fungsi : suatu program terpisah dalam blok sendiri yang berfungsi sebagai subprogram (program bagian).

Yang membedakan antara Fungsi dan Prosedur yaitu :
1. Fungsi harus dideklarasikan dengan tipenya
2. Suatu Fungsi jika dijalankan / dipanggil akan mengembalikan suatu nilai

Penanganan Eksepsi 

Eksepsi :  suatu konstruksi suatu bahasa khusus untuk menangani keadaan yang tidak terduga (biasanya adalah error); status keadaan error selama program berjalan, dapat terjadi sesuatu hal yang menyebabkan error.

Contoh 

Penggunaan Eksepsi pada Program bahasa C++

#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
  try 
       {
          cout<<"Masukkan angka :";
          int num; cin >> num;
          if  (num>10) throw std : : exception ();
          cout<<"Angka kurang dari atau sama dengan 10"<<endl;
        }
        Catch (std : : exception& S)
        {
            cout<<"Angka lebih dari 10"<<endl;
         }
  return 0;
}

Tidak ada komentar:

Posting Komentar